ketika ini semua tak tulus seperti bagaimana seharusnya,,
izinkanlah aku tuk mengakhiri semua ini, hingga aku bisa tuk melawan semua yang akan menjadi lawan.. Mengahadang semua yang kan menjadi penghadang,,
Bukan dirimu yang bersalah kawand,,
Melainkan aku lah yang telah melakukan kesalahan,, Menodai ketulusan yang seharusnya.....
gw mohon lw mau mengerti keadaan gw. jujur, selama ini lw telah menjadi sahabat terbaik gw...
Bukan pergi, melainkan sejenak berhenti. Layaknya pohon jati, yang rela menggugurkan daunnya yang rimbun di saat kemarau tiba,, Karena apabila ia tidak menggugurkan daunya, maka ia sendiri yang akan tumbang,, Memang perlu suatu pengorbanan,. Walau pun sejenak berhenti, Q harap qta tetap berbagi informasi. Sungguh bukan maksud untuk memuruskan hubungan silaturahmi, Hanya ku butuh waktu untuk bisa menjaga hati..
dari ku, untuk sahabatku. coro yang telah mati... hwkwkwkwkwkwk...
sori, untuk melindungi pengirim, terakhirnya gw ganti...
tenang sobat. saat matahri tengah terbit, dan rembulan purnama yang tengah bercumbu dengan bintang-gemintang. lihatlah di sudut angkasa yang terang benderang. Jikalau rindumu tak terbantahkan, arahkan pandanganmu pada bintang yang tengah bersinar terang. Disitu aku tengah berkemah... makanya terang... hehehe,,........
sekilas tentang yang punya Blog
dari kecil demen (suka) berpetualang. sedikit keras kepala. gemar jalan-jalan . menjadi saraf ketika mulai berfantasi dengan hatinya melalui kata-kata. banyak yang bilang aneh, bukankah manusia terkadang memang bertingkah aneh ? sedang memulai untuk sering menulis. Entahlah, bagaimana ceritanya dapat terlempar ke luar negri.
apa aja
Kamis, 28 Mei 2009
Minggu, 24 Mei 2009
kado perpisahan
kini ku sendiri.
Tak ada lagi riuh canda tawa. Hanya sepi senyap.
Hanya aku dan sejuta kenagan di saat kita bersama. Aku hanya mampu bercumbu pada ruang hampa. Disaat rindu melanda.
ku hanya mampu menatap wajah-wajah ceria tanpa nyawa dan jiwa.
Mereka tersenyum diatas selembar kertas bewarna.
Sembari ku berharap, sepiku kan lenyap dan ku dapat kembali tertawa kembali bersamamu wahai sahabat....
Tak ada lagi riuh canda tawa. Hanya sepi senyap.
Hanya aku dan sejuta kenagan di saat kita bersama. Aku hanya mampu bercumbu pada ruang hampa. Disaat rindu melanda.
ku hanya mampu menatap wajah-wajah ceria tanpa nyawa dan jiwa.
Mereka tersenyum diatas selembar kertas bewarna.
Sembari ku berharap, sepiku kan lenyap dan ku dapat kembali tertawa kembali bersamamu wahai sahabat....
GOOD BYE....
Selasa, 19 Mei 2009
Jeritan Hati
Aku mau menemukan setitik mutiara diantara ribuan rangkai intan permata.
Walau ku tak bisa menatap bintang dimalam hari, izinkan aku menatap wajahmu sebagai pengganti bintang di angkasa. Walau mentari tak bersinar terang, berikan senyummu agar ku mampu tersenyum riang. disaat langit muram tanpa rembulan, selalu ku tunggu aura kecantikanmu sebagai pengganti purnama yang tak kunjung datang.
Walau ku tak bisa menatap bintang dimalam hari, izinkan aku menatap wajahmu sebagai pengganti bintang di angkasa. Walau mentari tak bersinar terang, berikan senyummu agar ku mampu tersenyum riang. disaat langit muram tanpa rembulan, selalu ku tunggu aura kecantikanmu sebagai pengganti purnama yang tak kunjung datang.
Langganan:
Postingan (Atom)