ketika ini semua tak tulus seperti bagaimana seharusnya,,
izinkanlah aku tuk mengakhiri semua ini, hingga aku bisa tuk melawan semua yang akan menjadi lawan.. Mengahadang semua yang kan menjadi penghadang,,
Bukan dirimu yang bersalah kawand,,
Melainkan aku lah yang telah melakukan kesalahan,, Menodai ketulusan yang seharusnya.....
gw mohon lw mau mengerti keadaan gw. jujur, selama ini lw telah menjadi sahabat terbaik gw...
Bukan pergi, melainkan sejenak berhenti. Layaknya pohon jati, yang rela menggugurkan daunnya yang rimbun di saat kemarau tiba,, Karena apabila ia tidak menggugurkan daunya, maka ia sendiri yang akan tumbang,, Memang perlu suatu pengorbanan,. Walau pun sejenak berhenti, Q harap qta tetap berbagi informasi. Sungguh bukan maksud untuk memuruskan hubungan silaturahmi, Hanya ku butuh waktu untuk bisa menjaga hati..
dari ku, untuk sahabatku. coro yang telah mati... hwkwkwkwkwkwk...
sori, untuk melindungi pengirim, terakhirnya gw ganti...
tenang sobat. saat matahri tengah terbit, dan rembulan purnama yang tengah bercumbu dengan bintang-gemintang. lihatlah di sudut angkasa yang terang benderang. Jikalau rindumu tak terbantahkan, arahkan pandanganmu pada bintang yang tengah bersinar terang. Disitu aku tengah berkemah... makanya terang... hehehe,,........
Tidak ada komentar:
Posting Komentar